Pelaku Pasar dalam Trading Mata Uang Kripto

21 Mei 2025 4 menit membaca
Untuk Investor

Pada pelajaran sebelumnya, kita sempat menyinggung istilah trading penting seperti market maker dan market taker. Kedua pelaku ini memegang peran krusial dalam cara kerja pasar cryptocurrency. Dalam pelajaran ini, kita akan membahas lebih mendalam tentang peran mereka dan bagaimana kontribusinya terhadap likuiditas pasar dan stabilitas harga.

Saat melakukan trading aset kripto, Anda secara otomatis menjadi pelaku pasar, masuk ke salah satu dari dua kategori: market maker atau market taker. Bayangkan pasar kripto seperti sebuah supermarket: market maker berperan seperti pemasok yang mengisi ulang rak, sementara market taker adalah pelanggan yang membeli produk. Keduanya saling bergantung untuk menjaga pasar tetap berjalan secara efisien.

Daftar Isi

  • Apa itu Market Maker?
  • Apa itu Market Taker?
  • Biaya Market Taker

Apa Itu Market Maker?

Likuiditas adalah aspek fundamental dalam trading, baik saat menukar cryptocurrency dengan aset digital lain maupun mengonversinya ke fiat. Pasar dengan likuiditas tinggi memastikan stabilitas, memungkinkan transaksi dieksekusi dengan cepat dan efisien. Di sisi lain, likuiditas yang rendah dapat menyebabkan volatilitas yang meningkat, slippage, dan kesulitan dalam menyelesaikan transaksi.

Market maker, yang juga disebut penyedia likuiditas (liquidity provider), memainkan peran penting dalam memastikan tersedianya order beli dan jual yang cukup setiap saat. Market maker membantu menjaga lingkungan trading yang aktif dengan memasang limit order, yang menentukan harga terbaik saat mereka bersedia membeli atau menjual aset. Trader jenis ini memengaruhi pergerakan harga berdasarkan kondisi pasar.

Market maker menambah likuiditas dengan terus mengisi order book dengan order beli dan jual. Order book, yang dikelola oleh sebuah exchange, mencatat semua order yang masih terbuka. Sebagai contoh, jika seorang market maker memasang:

  • order jual di atas order beli tertinggi, atau
  • order beli di bawah order jual terendah,

mereka menciptakan likuiditas di pasar. Karena order mereka tidak langsung dieksekusi, mereka memastikan trader lain dapat membeli atau menjual aset tanpa harus menunggu peluang trading baru.

Apa Itu Market Taker?

Market taker, yang juga dikenal sebagai penerima likuiditas (liquidity taker), memasang order yang mengambil likuiditas yang tersedia. Taker mengeksekusi market order, artinya mereka membeli atau menjual aset secara langsung pada harga terbaik yang tersedia.

Karena market taker mengurangi likuiditas, mereka bergantung pada market maker untuk menyediakan harga yang kompetitif. Tanpa market maker, taker akan kesulitan menemukan titik harga yang sesuai untuk transaksi mereka.

Market taker mencakup berbagai jenis pelaku pasar, seperti:

  • Trader dan investor ritel adalah individu yang membeli dan menjual aset untuk investasi pribadi.
  • Trader institusional adalah organisasi yang mengelola portofolio besar untuk klien atau dana investasi.
  • Hedger dan spekulan adalah trader yang berusaha memperoleh keuntungan dari tren pasar atau mengurangi risiko dari fluktuasi harga.

Salah satu perbedaan utama antara market maker dan taker adalah bahwa market taker biasanya membayar biaya trading yang lebih tinggi, karena mereka mengambil likuiditas, bukan menambahkannya.

Biaya Maker Taker

Exchange cryptocurrency mengenakan biaya trading saat mengeksekusi order beli atau jual. Biaya ini bervariasi tergantung pada platform dan ukuran order.

  • Market maker membayar biaya yang lebih rendah karena mereka berkontribusi menambah likuiditas ke exchange, sehingga memudahkan pengguna untuk bertransaksi.
  • Market taker membayar biaya yang lebih tinggi karena mereka mengambil likuiditas dari pasar.

Setelah membahas peran market maker dan taker, pelajaran kita berikutnya akan berfokus pada market depth dan volatilitas, yang juga memengaruhi strategi trading.

Kembali ke semua panduan