Apa Itu Bitcoin Halving?

5 Mei 2025 5 menit membaca
Untuk Pemula

Hanya ada satu Mona Lisa di dunia, dan jumlah emas di Bumi pun terbatas. Tapi mengapa kedua hal ini disebutkan dalam kalimat yang sama? Karena kelangkaan mendorong nilai.

Satoshi Nakamoto, pencipta Bitcoin, tampaknya menganut gagasan ini dengan memastikan Bitcoin tidak memiliki suplai yang tak terbatas. Sebaliknya, jaringan Bitcoin dirancang untuk memangkas reward mining menjadi setengahnya secara berkala, sehingga memperlambat laju masuknya koin baru ke peredaran.

Pada pelajaran sebelumnya, kita telah membahas bahwa total suplai Bitcoin dibatasi hingga 21 juta koin. Namun, mekanisme apa yang menegakkan batas ini? Jawabannya adalah Bitcoin halving.

Pelajaran ini menjelaskan cara kerja Bitcoin halving serta dampaknya terhadap suplai dan harga Bitcoin.

Daftar Isi

  • Mining Bitcoin dan block reward
  • Apa itu Bitcoin halving, dan kapan terjadinya?
  • Bagaimana Bitcoin halving memengaruhi harganya?

Mining Bitcoin dan Block Reward

Emas dan sumber daya alam lainnya diperoleh melalui penambangan. Begitu pula Bitcoin—hanya saja, bukan tenaga fisik yang dibutuhkan, melainkan daya komputasi.

Mining Bitcoin adalah proses memverifikasi transaksi dan mencatatnya ke dalam blockchain. Karena Bitcoin bersifat terdesentralisasi, transaksi tidak diverifikasi oleh otoritas pusat, melainkan oleh jaringan pengguna yang tersebar bernama miner.

Bagaimana Cara Kerja Mining Bitcoin?

Miner menggunakan komputer berkinerja tinggi untuk memecahkan persamaan matematika yang kompleks. Sistem ini, yang dikenal sebagai Proof of Work (PoW), adalah metode yang digunakan jaringan Bitcoin untuk memverifikasi transaksi.

Miner pertama yang berhasil memecahkan teka-teki kriptografi akan mendapatkan Bitcoin baru sebagai reward, yang dikenal sebagai block reward.

Block reward ini adalah satu-satunya cara Bitcoin baru masuk ke peredaran.

Karena suplai Bitcoin terbatas, Nakamoto menerapkan sistem di mana block reward berkurang seiring waktu. Di sinilah peran Bitcoin halving.

Apa Itu Bitcoin Halving dan Kapan Terjadinya?

Bitcoin halving adalah mekanisme bawaan yang mengurangi reward mining sebesar 50% setiap 210.000 blok.

Karena satu blok ditambang kira-kira setiap 10 menit, halving terjadi kurang lebih setiap empat tahun.

Saat Bitcoin diluncurkan pada 2009, block reward awalnya adalah 50 BTC. Halving pertama terjadi pada 28 November 2012, mengurangi reward menjadi 25 BTC per blok.

Bitcoin halving akan terus berlangsung hingga seluruh 21 juta Bitcoin selesai ditambang, yang diperkirakan terjadi sekitar tahun 2140.

Setelah halving terakhir terjadi, reward mining akan berkurang menjadi nol, sehingga mustahil menciptakan lebih dari 21 juta Bitcoin. Pada titik itu, miner akan sepenuhnya bergantung pada biaya transaksi sebagai insentif untuk menjaga jaringan.

Bagaimana Bitcoin Halving Memengaruhi Harganya?

Dampak Bitcoin halving terhadap harganya masih menjadi perdebatan luas di komunitas kripto.

Sebagian pihak percaya bahwa menurunnya tingkat inflasi Bitcoin (akibat suplai yang berkurang) dapat mendorong kenaikan harga. Logikanya sederhana: jika suplai menurun sementara permintaan tetap stabil atau meningkat, harga seharusnya naik.

Sebagian lainnya berpendapat bahwa halving saja tidak meningkatkan permintaan: meski lebih sedikit Bitcoin yang tercipta, tidak ada jaminan bahwa orang akan lebih menghargainya.

Secara historis, halving Bitcoin di masa lalu diikuti oleh kenaikan harga yang signifikan, meski korelasi tidak selalu berarti sebab-akibat.

Meski teorinya beragam, satu fakta tetap sama: desain Bitcoin memastikan suplainya tetap terbatas, dan peristiwa halving membantu mengatur inflasi dengan secara bertahap memperlambat masuknya koin baru ke peredaran.

Efek jangka panjang dari halving masih belum pasti, tetapi kelangkaan Bitcoin terus mendukung proposisi nilainya sebagai aset digital.

Kesimpulan

Bitcoin halving adalah mekanisme utama yang mengendalikan suplainya, memastikan Bitcoin tetap langka dan bernilai.

Meski dampaknya terhadap harga masih belum pasti, satu hal jelas: Bitcoin dirancang untuk bersifat deflasioner, dengan reward yang terus menurun memastikan total suplainya tidak pernah melebihi 21 juta koin.

Kembali ke semua panduan